Tips mengatur keuangan di Bulan Ramadhan

Bagaimana dengan puasa dan tarawih anda?..mudah mudahan tetap lancar. Tidak terasa sekarang sudah memasuki pertengahan bulan Ramadhan, setiap orang kini mulai sibuk menyiapkan bahan bahan untuk kue atau cemilan nanti, bagi yang tidak ingin repot beberapa orang membelinya dalam bentuk jadi dengan kisaran harga yang beragam. Seperti tahun tahun sebelumnya harga sembako ikut memeriahkan bulan Ramadhan, segala fluktuasi harga terus terjadi selama Ramadhan, kita ambil contoh harga gula, sekarang harga gula sudah mencapai Rp 11 ribuan/kg, para pendagang dan pembeli mulai khawatir kenaikan tersebut akan terus berlanjut sampai Idul Fitri. Namun berbeda dengan harga telur yang mengalami tren penurunan harga.

Semuanya itu membuat para ibu rumah tangga harus memutar otaknya puluhan kali agar pendapat yang mereka terima bisa di gunakan seefektif dan seefisien mungkin. Dan untuk memudahkannya, mungkin anda para ibu rumah tangga ataupun yang lainnya bisa menggunakan diagram ini untuk referensi pengaturan keuangan anda.

Diagram ini ane dapat dari Dr.H.Muhammad Syafii Antonio, seorang pakar ekonomi syariah. Berikut diagramnya :…



















Diagram di atas merupakan gambaran secara umum bagaimana para ibu rumah tangga mengatur keuangannya. Biasanya setalah mendapat uang bulanan, para ibu rumah tangga akan mementingkan konsumsinya berupa belanja dan lainnya, lalu melunasi atau mencicil hutang (kalau ada). Setelah semuanya selesai, kalau ada sisa mungkin akan di simpan berupa tabungan dan investasi. Dan terakhir adalah ZIS (Zakat, amal dan sadaqah) itupun kalau INGAT.

Agar pola pengaturan keuangan anda menjadi lebih baik maka rubahlah sesuai dengan diagram ini.



















Kalau kita lihat terdapat beberapa perbedaan dengan diagram sebelumnya. Pada diagram ini porsi terbesar adalah tabungan, ini berarti anda harus memprioritaskan soal tabungan terlebih dahulu. Soal jumlahnya tergantung dari pendapatan anda, tapi minimal biasanya 10%-20% dari pendapatan. Dan sebaiknya tabungan anda di buat menjadi 2 macam yaitu tabungan untuk keseharian dan tabungan untuk keperluan urgent atau mendesak. Porsi selanjutnya yaitu melunasi atau mencicil hutang (kalau ada) sama seperti diagram sebelumnya. Setelah hutang, yang harus anda prioritaskan adalah ZIS, berbeda dengan sebelumnya, pada diagram ini ZIS berada pada posisi 3, sehingga anda harus lebih memperhatikannya, karena secara tidak langsung ZIS bisa mempengaruhi keuangan anda, tentu dalam artian positif (seperti yang Ustadz Mansyur sering bicarakan). Kemudian di susul investasi dan konsumsi. Yang menarik pada diagram ini, konsumsi berada pada porsi yang terakhir, hal ini di maksudkan agar anda lebih hemat dalam pengeluaran. Untuk pria, anda bisa menghemat dengan cara merubah pola makan siang anda dan mengurangi ROKOK.Untuk wanita…..emmmmm…....anda yang lebih tahu.